5 Hari Hilang, Seorang Pria di Pamekasan Ditemukan Tewas Gantung Diri


Pamekasan - 
MR (43) warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ditemukan tewas gantung diri di bekas mushala miliknya.

Jasad MR ditemukan dengan kondisi mengenaskan pada Rabu (3/11/2021).

Tetangga MR, Rasul mengatakan, MR sudah menghilang dari rumah sejak lima harii lalu. Hal itu diketahui setelah MS tak terlihat lalu lalang di sekitarr rumah,

Warga pun berinisiatif berkumpul dan mencari MS.

"Kami mencarinya selama lima hari. Hari ini kami terkejut karena MR gantung diri di musalanya, " ujar Rasul saat dikonfirmasi, Rabu.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - MR (43) warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ditemukan tewas gantung diri di bekas mushala miliknya.

Jasad MR ditemukan dengan kondisi mengenaskan pada Rabu (3/11/2021).

Tetangga MR, Rasul mengatakan, MR sudah menghilang dari rumah sejak lima harii lalu. Hal itu diketahui setelah MS tak terlihat lalu lalang di sekitarr rumah,

Warga pun berinisiatif berkumpul dan mencari MS.

"Kami mencarinya selama lima hari. Hari ini kami terkejut karena MR gantung diri di musalanya, " ujar Rasul saat dikonfirmasi, rabu. 

Rasul merupakan orang pertama yang menemukan jasad MR. Ia lalu mengabarkan temuan itu kepada warga lainnya. Warga pun melaporkan hal itu ke polisi.

Tak berapa lama, petugas datang ke lokasi. Rumah MR yang tidak terawat pun diberi garis polisi.

Warga lainnya, Mahalli mengatakan, tingkah laku MR mulai terlihat aneh tiga tahun terakhir. Mahalli yang sering berbincang dengan MR merasa kawannya itu sering tidak menyambung saat berdiskusi tentang sesuatu.

"Sejak MR cerai dengan istrinya 3 tahun yang lalu, tingkahnya terus berubah. Mungkin dia depresi berat," kata Mahalli.

Sehari-hari, MR tinggal sendirian. Anak-anaknya memilih tinggal dengan mantan istrinya. Sehingga, pergaulannya hanya dengan tetangga dan teman-temannya.

"Hampir tiap MR diskusi dengan saya di rumah. Lima hari terakhir sudah tidak pernah ke rumah lagi," ungkap Mahalli.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah menjelaskan, MR diduga mengalami gangguan jiwa. Ia juga menyebut MR sering mengamuk.

"MR mengalami gangguan jiwa. Polisi sudah menyelidikinya," kata Nining lewat keterangan tertulis. 


Komentar